KP2MI Jajaki Peluang Kerja PMI di Kapal Pesiar dan Logistik
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjajaki penempatan pekerja migran di industri kapal pesiar dan sektor logistik. Wakil Menteri P2MI Christina Aryani membahas peluang itu bersama perwakilan MSC Cruise dan meninjau pelatihan manajemen logistik di Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada), Kamis (1 Oktober 2026).
Bahasa dan kompetensi jadi syarat utama
Christina menyebut industri cruise ship punya ruang bagi tenaga kerja Indonesia, asalkan kompetensi mengikuti kebutuhan pasar. Bahasa Inggris menjadi syarat yang tidak bisa ditawar, di samping keterampilan layanan dan operasional kapal.
- Sinergi pemerintah, lembaga pelatihan, dan pelaku industri diperlukan agar calon pekerja benar-benar sesuai permintaan.
- Pelatihan logistik di Poltrada dilihat sebagai jalur kompetensi untuk bandara, pelabuhan, industri, dan manufaktur.
- Penempatan tetap harus prosedural: kontrak jelas, asuransi, dan orientasi pra-pemberangkatan.
Artinya bagi calon pekerja
Kapal pesiar bukan jalur instan. Kandidat yang paling siap biasanya sudah punya dasar hospitality, food service, atau housekeeping, plus bahasa Inggris yang bisa dipakai di lingkungan internasional.
Pesan PT Nexfora Global Indonesia
Nexfora fokus pada kesiapan talenta sebelum penempatan oleh mitra berizin. Jika Anda menargetkan hospitality atau layanan di kapal, mulai dari pemetaan bahasa dan sertifikasi — bukan dari janji keberangkatan cepat.
Ringkasan diolah dari pemberitaan ANTARA, 2 Oktober 2026. Bukan salinan artikel asli.