Menteri P2MI Dorong Perluasan Penempatan PMI Terampil ke Uni Emirat Arab
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mendorong perluasan penempatan pekerja migran Indonesia di Uni Emirat Arab (UEA), khususnya pada sektor hospitality dan pekerjaan terampil.
“Kami ingin penempatan pekerja migran ke UEA tidak hanya meningkat dari sisi jumlah, tetapi juga kualitas, kompetensi, dan perlindungannya,” kata Mukhtarudin dalam pertemuan dengan Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha dan Konjen RI Dubai Denny Lesmana di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Fokus sektor dan data penempatan
UEA masih menjadi salah satu negara tujuan yang memiliki peluang penempatan, terutama di sektor hospitality, manufaktur, dan pengelasan (welder). Berdasarkan data Kementerian P2MI, pada periode Januari 2025 hingga 13 Oktober 2026, pemerintah telah memfasilitasi 2.074 layanan penempatan PMI ke UEA. Dari jumlah tersebut, 1.927 pekerja migran masih memiliki kontrak kerja aktif (tingkat keberlanjutan di atas 92%).
Peluang tersebut perlu dioptimalkan dengan memperkuat koordinasi antara pemerintah Indonesia dan perwakilan RI di UEA, termasuk memastikan kebutuhan tenaga kerja sesuai permintaan pemberi kerja dan ketentuan yang berlaku. Setiap peluang kerja harus melalui mekanisme resmi agar pekerja mendapatkan kepastian dan hak-haknya terlindungi.
Diplomasi ketenagakerjaan dan business matching
Pemerintah juga menjajaki peluang pada pengguna tenaga kerja lainnya di UEA. Langkah ini akan didukung melalui business matching yang mempertemukan pemberi kerja, Kementerian P2MI, P3MI, sekolah dan perguruan tinggi pariwisata, serta jejaring profesional Indonesia.
Mukhtarudin mendorong penguatan diplomasi ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan sektor hospitality atau gastro-labor diplomacy. Pendekatan ini dapat membuka akses pasar kerja sekaligus memperluas kesempatan PMI yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha dan Konjen RI Dubai Denny Lesmana menyatakan kesiapan memperkuat koordinasi, validasi kebutuhan tenaga kerja, serta pelayanan dan pelindungan kepada PMI.
Pesan PT Nexfora Global Indonesia
Fokus pada kualitas dan sektor formal seperti hospitality, manufaktur, dan welder sejalan dengan kebutuhan kesiapan kompetensi. Nexfora membantu membangun pipeline talenta agar calon PMI lebih siap memasuki pasar kerja resmi di UEA dan negara tujuan lainnya.
Ringkasan diolah dari pemberitaan ANTARA, 14 Oktober 2026. Bukan salinan artikel asli.